12 Mei 2009

FILTER KOLAM KOI

-->

  Idealnya, sebuah filter mekanis sederhana kolam harus mempunyai:
A) Filter Mekanik untuk menjernihkan air (Fisika) berupa:
(1) saringan kasar (Settlement Chamber/Vortex),
(2) saringan sedang (japmat), dan
(3) saringan halus (kapas),
B) Filter Biologi untuk menetralisir racun amonia diantaranya berupa:
(1) Veggie Filter (filter tanaman), namun memerlukan lahan yang luas dan terkena sinar matahari;
(2) Filter tenggelam (paling banyak macamnya), memerlukan luas sekitar 1/3 volume kolam, terlalu makan tempat dan tidak mampu mengurai nitrat;
(3) Trickle Filter, tidak terlalu makan tempat dan merupakan satu-satunya filter biologi yang terbukti mampu memecah nitrat, sehingga filter inilah yang akan dipakai untuk filter biologi .
Adapun filter yang digunakan terdiri dari 3 chamber, berupa:
  1. Vortex chamber 1 untuk kotoran kasar dan berat
Tabung vortex di sini akan mengendapkan kotoran kasar yang berbentuk tabung (diameter Min 40 cm) dengan bagian bawah menyerupai kerucut, sedangkan pada bagian dasar (pucuk kerucut) dihubungkan dengan bottom drain 1 berupa paralon ¾ dim (knee) guna mempermudah melakukan back wash. Tabung dapat diperoleh dengan membeli pot bunga dan digerinda sendiri sesuai kebutuhan sehingga lubang pipa menyerupai bentuk berikut:
Gambar asli vortex filter
Sistem Operasi:
Pada saat air kotor kolam masuk secara gravitasi melalui Inlet (paralon 1½ dim pada posisi bawah tabung - di atas kerucut) ke bak vortex, menyebabkan air berputar (gaya sentrifugal) serta perlahan-lahan akan mengendapkan kotoran padat ke dasar kerucut. Air akan keluar melalui outlet (paralon 1½ dim – bagian tabung agak ke atas) berikut kotoran lebih halus, yang mungkin masih bisa mengendap) menuju ke Inlet bagian bawah chamber 2.
  1. Chamber 2 untuk Kotoran Melayang.
Berupa bak semen segi empat, namun pada bagian bawah tetap diupayakan sedemikian rupa tetap berbentuk lingkaran kerucut menuju bottom drain 2 (berhubungan dengan bottom drain 1, serta outputnya menuju paralon keluar sebagai sarana back wash). Tujuan bentuk filter ini adalah mempermudah penempatan filter mat atau media lain dihamparkan, mengingat sulit mendapatkan/membuat filtermat berbentuk lingkaran, sementara sistem kerja vortex tetap berjalan.
Chamber ini terdiri dari 3 bilik:
    1. Bilik dasar, untuk mengendapkan kotoran melayang yang terkumpul sebagaimana prinsip chamber 1.
    2. Filtermat, dibuat menjadi sekat, guna menyaring kotoran yang lebih halus dan melayang.
    3. Pada bagian atas dimasukkan cukup brush. Akhirnya pada bagian inilah akhirnya air keluar menuju chamber terakhir penyaring kotoran halus.
  1. Chamber 3 untuk Kotoran Halus
Pada chamber ini terdapat 3 bagian:
· Waterpump pada bagian bawah yang mana outputnya digunakan untuk mengisi filter biologi trickle filter;
· Bagian atas waterpump dikondisikan dengan batu kecil sedemikian rupa rata dan dapat ditempati kapas filter yang berguna agar lebih meningkatkan kualitas penyaringan kotoran secara fisika (tentu saja sekalian berfungsi filter biologi).
  1. Trickle Tower
Chamber ini cm tersusun atas sejumlah besar bioball (ribuan) yang bias disusun sesuai selera. Untuk lebih jelasnya bacalah pada blog ini eksklusif teori dan praktek membuat Trickle Tower di http://lukmannet.blogspot.com/2010/05/trickle-tower-filter-biologi-andalan.html